Imbang Dengan Ajax AC Milan Lolos Ke Babak 16 Besar

Imbang Dengan Ajax AC Milan Lolos Ke Babak 16 Besar

Imbang Dengan Ajax AC Milan Lolos Ke Babak 16 Besar – AC Milan melanjutkan perjuangannya dengan lolos ke babak 16 besar Liga Champions, setelah dalam pertandingan terakhir AC Milan bermain imbang dengan Ajax Amsterdam.

Dalam laga penentuan di San Siro, Kamis (12/12/2013) dinihari WIB, Milan sudah harus bermain dengan 10 orang pemain setelah di menit 22 Ricardo Montolivo langsung mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Christian Poulsen.

Unggul jumlah pemain atas AC Milan, membuat Ajax mendominasi penguasaan bola di pertandingan ini. Situ resmi FIFA merilis bahwa tim arahan Frank De Boer itu mencapai 63 persen.

Ajax juga sangat agresif dalam melakukan serangan. Mereka tercatat melepaskan dua puluh empat tembakan dengan dua belas tembakan diantaranya mengarah ke arah gawang. Sementara Milan hanya melepaskan tiga tembakan dan cuma dua tembakan yang mengarah ke arah gawang.

Namun hingga laga usai tak ada tim yang mampu mencetak gol kemenangan. Sehingga pertandingan berakhir dengan skor 0-0 sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Dengan hasil ini, Milan lolos ke babak selanjutnya sebagai Runner Up bersama Barcelona yang menjadi Juara Grup. Tim asuhan Massimiliano Allegri itu mengumpulkan sembilan poin dari seluruh pertandingan yang telah dijalani di fase grup.

Sementara itu, Ajax akan bertanding di ajang Liga Europa. De Amsterdammers mengakhiri langkahnya di Liga Champions dengan mengumpulkan delapan poin.

Pada pertandingan ini kedu tim sama-sama mendapa peluang di awal pertandingan. Di menit keempat, Milan mendapatkan tendangan bebas yang kemudian dieksekusi oleh Mario Balotelli. Tapi tendangan bebas Balotelli masih bisa diamankan oleh penjaga gawang Ajax.

Ajax langsung membalas semenit kemudian. Setelah sebuah sepak pojok yang dilakukan oleh Lasse Shoene, berhasil disundul oleh Chriatian Poulsen ke arah tiang jauh gawang. Sayangnya, bola hasil sundulan masih membentur mistar gawang.

Ajax kembali mengancam gawang Milan di menit 19. Umpan dari Ricardo van Rhjin disambut sundulan Davy Klaassen yang memaksa Christia Abbiati melakukan penyelamatan.

Petaka bagi Milan hadir tiga menit kemudian, setelah Ricardo Montolivo diganjar kartu merah karena melakukan pelanggaran keras terhadap Christian Poulsen. Situasi ini memaksa Massimiliano Allegri untuk menarik keluar Stephan El Sharaawy dan memasukkan Andrea Poli.

Ajax langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk terus menekan pertahanan Milan. Tembakan Schoene yang sempat berbelok arah memaksa Abbiati untuk melakukan penyelamatan yang kedua kalinya di pertandingan ini. Bola muntah disambar oleh Viktor Fischer namun dia terlebih dahulu terperangkap dalam jebakan offside.

Meski kalah jumlah pemain, tidak membuat Milan mengendurkan serangan. Tapi serangan yang dilakukan oleh tuan rumah selalu patah di tengah jalan dan tak mebahayakan pertahanan dari Ajax.

Jelang turun minum, Ajax mendapatkan peluang melalui tendangan bebas setelah sebelumnya Sulley Muntari melakukan pelanggaran pada Klaassen. Tapi eksekusi Schoene melambung tinggi di atas mistar gawang.

Mamasuki babak kedua, Ajax yang unggul pemain langsung mangambil inisiatif untuk menyerang. Sampai laga berjalan 15 menit, Ajax lebih dominan dalam hal penguasaam bola.

Di menit le 52, sepakan Fischer setelah melakukan kerjasama dengan Bojan masih saja melambung. Sementara tembakan Klaasen masih mengarah tepat ke pelukan Abbiati.

Ajax yang banyak memainkan umpan-umpan pendek berhasil masuk ke dalam kotak penalti Mian. Bojan kemudian mengirim bola ke Klaasen yang ada di sisi kanan.

Klaaen kemudian melepaskan tembakan dari sudut sempit. Tapi Abbiati masih berhasil mengamankan gawangnya dari kebobolan dengan menggunakan kakinya.

Upaya Ajax untuk memecah kebuntuan belum juga membuahkan hasil. Sepakan Fischer yang merima sodoran dari Klaasen masih menyamping di sisi kanan gawang.

Ajax yang terus menguasai pertandingan tak mampu menjebol gawang dari Milan. Semetara serangan Milan yang lebih banyak mengandalkan serangan balik kerap patah sebelum mendekati gawang Ajax.

Di sisa waktu pertandingan yang sengit ini, kedua tim tak mampu mencetak gol. Skor 0-0 pun bertahan hingga akhir laga.