Kekuatan Baru Tersebut Bernama Belgia

Kekuatan Baru Tersebut Bernama Belgia

Kekuatan Baru Tersebut Bernama Belgia – Setelah terungkap bahwa pemain asli Inggris menyumbang kurang dari sepertiga dari keseluruhan menit bermain di sepanjang gelaran liga Inggris pada musim ini, tidaklah mengherankan kalau asosiasi sepak bola inggris mencari alasan dibalik kemerosotan kualitas pemain asli Inggris.

Dibandingkan dengan Spanyol, Inggris akan kalah jauh dalam hal produk lokal. Tercatat pemain lokal yang bermain di La Liga adalah sebanyak 59 persen dari keseluruhan waktu bermain.  Hampir sama dengan Jerman. Di Jerman sendiri tercatat pemain lokal yang bermain di Liga Jerman adalah sebanyak 50 persen dari keseluruhan waktu bermain. Hal ini tentunya tidak akan terlalu menyulitkan kedua negara tersebut nantinya di Piala Dunia.

Sementara kedua negara tersebut menjadi contoh yang fantastis bagaimana pemain muda yang luar biasa dapat dimanfaatkan untuk liga domestik dan tim nasionalnya, untuk sementara perhatian orang-orang seakan mulai terfokus ke sebuah negara kecil di bagian barat benua Eropa, negara tersebut adalah Belgia.

 Belgia bukanlah nama yang baru dalam jagad sepak bola. Prestasi Tim nasional Belgia, pun pernah mengalami masa emas nya. Tercatat oleh sejarah sepak bola dunia, dimana pada waktu 1980 menjadi Runner Up di kejuaraan Eropa dan finish di tempat ke empat pada gelaran piala dunia Meksiko tahun 1986, sebuah catatan sejarah yang manis untuk sejarah sepak bola negara tersebut.

Setelah menampilkan kinerja yang meneyedihkan pada gelaran EURO 2000 sebagai tuan rumah, hal itu adalah pukulan tersendri bagi negara sekelas belgia yang mempunyai catatan sejarah yang manis. Ditambah lagi dengan penampilan yang tidak memuaskan pada piala dunia 2002 Korea – Jepang. Satu dekade terakhir adalah tahun-tahun suram untuk tim nasional belgia.

“itu adalah waktu yang sangat sulit bagi sepak bola negeri ini,” kata mantan bintang Belgia dan pemain New Castle Phillipe Albert. “saya pikir semua orang akan bertanya, apa yang salah dengan sepak bola kita”. ?

Alih-alih menerima keadaan yang buruk, asosiasi sepak bola Belgia mengambil tindakan positif , dengan memainkan peran di klub seperti Anderlecht  dan Standar Liege. Dibawah kepemimpinan Michel Sablon, Belgia menyadari nasib Tim Nasional, terkait erat dengan pembinaan klub lokal dan pembinaan di sekolah sepak bola. Hasil dari pemikiran tersebut sangatlah signifikan untuk Tim Nasional Belgia, lihatlah sekarang, Belgia memiliki apa yang mereka sebut sebagai generasi emas, telah muncul. Sebuah tim yang komplit, merata dari barisan penjaga gawang, garis pertahanan, gelandang sampai striker pun di isi oleh talenta-talenta muda dan berbakat yang sebagian besar merumput di liga Inggris. Untuk barisan penjaga gawang, Belgia memiliki penjawa gawang sekelas Simon Mignolet dan Thibaut Qurtois. Bertanggung jawab sebagai kapten sekaligu penjaga barisan pertahanan adalah Vincent Kompany, Laurent Koscielny dan juga Jan Vertongen. Barisan Gelandang, terdapat nama besar Eden Hadzard, Kevin De Bruyne, Maroune Fellaini, Axel Witsell. Barisan penyerang dihuni oleh striker-striker mengerikan kelas dunia, seperti Romelu Lukaku, Christian Benteke dan juga Kevin Mirallas.

Belgia sekarang memasuki generasi emas dalam sejarah sepakbolanya. Satu dekade lalu Belgia adalah negara yang sakit,rapuh dan bahkan merosot tajam dalam ranking sepakbola, yaitu pada tahun 2007 dimana Belgia pernah berada diposisi 71. Namun lihatlah kini, Belgia yang baru.  Belgia berada di posisi 11 peringkat sepakbola dunia 2013 berada diatas inggris yang sekarang menurun dan berada diperingkat 13 dalam ranking FIFA.

Dunia sedang menunggu lahirnya juara baru dalam sejarah sepak bola nya, apakah Belgia yang akan mengangkat Trophy paling bergengsi sejagad raya di Piala Dunia sepak bola Brazil 2014 ? kita tunggu saja.