Klub IPL Tak Lolos Karena Faktor Infrastruktur

Klub IPL Tak Lolos Karena Faktor Infrastruktur

Klub IPL Tak Lolos Karena Faktor Infrastruktur – Sekjen dari PSSI yaitu Joko Driyono memang saat ini memberikan adanya pernyataan jelas terkait dengan adanya tidak lolosnya tiga klub yang ada dalam IPL yang memang dalam adanya tahap verifikasi. Klub-klub yang memang tidak dapat lolos tersebut memang dinilai dari adanya factor infrastruktur yang memang kurang memadai.

Seperti yang telah diberitahukan sebelumnya , yang memang PSSI saat itu telah dapat meloloskan adanya 18 klub yang ada dalam ISL dan juga 4 klub yang ada di dalam IPL dan akhirnya masuk dalam tahap berikutnya yaitu tahap verifikasi. Sementara itu nantinya klub ISL pada saat musim yang lalu memang semuanya lolos untuk dapat melaju dalam tahap tersebut, hanya saja meninggalkan adanya klub PSM Makassar, Semen Padang dan juga klub Persijap Jepara serta klub Periba Bantul yang memang saat itu dinyatakan lolos dalam babak selanjutnya ini dari kubu IPL.

Tiga tim yang berasalk dari IPL yang lainya adalah antara lain Persepar Palangkaraya, Pro Duta, Perseman Manokwari yang memang gagal dan juga akan mempertanyakan adanya keputusan yang dibuat oleh pihak PSSI tersebut. Dari klub Pro Duta misalnya saat ini ia merasa bahwa pihaknya memang dapat memenuhi adanya lima aspek yang memang sudah disebutkan oleh pihak PSSI untuk dapat lolos dlam verifikasi.

Manajer dari Pro Duta, yaitu Handoyo Subosito mengatakan bahwa mengapa klub Pro Duta tidak dapat lolos dari adanya verifikasi tersebut jika klub ini tidak memenuhi adanya factor infrastruktur, dan juga kenapa Persita Tangerang saat ini malah sebaliknya bisa lolos, padahal pada kenyataanya memang kedua klub ini mengajukan adanya stadion yang sama yaitu stadion Singaperbangsa. Tapi ternyata klub Pro Duta tidak dapat lolos dari verfikasi tersebut.

Sementara itu , Ketua Departemen Licensing Club Tigor Shalom Bobby menyebutkan bahwa memang Pro Duta saat itu mengajukan adanya Stadion Singaperbangsa dan juga Bumi Sriwijaya untuk dijadikan sebagai homebase mereka. Namun ternyata memang saat ini Tigor menilai bahwa stadion-stadion tersebut memang belum bisa memenuhi adanya kriteria yang pihak PSSI inginkan dan juga dianggap kurang layak untuk dapat dijadikan sebagai homebase.

Stadion yang diajukan oleh klub ini memang jauh dari kata layak yang memang sangat berbanding terbalik dengan adanya stadion yang saat ini diajukan oleh klub IPL yang lainya.

Pernyataan yang diungkapkan oleh Tigor ini memang sejalan dengan adanya pernyataan yang diungkapkan oleh Joko, yang memang saat itu menyebut bahwa memang keputusan yang saat itu diambil adalah untuk dapat menjaga adanya intregitas dan juga kualitas dalam adanya kompetisi tersebut.

Selain itu mereka juga menggaris bawahi bahwa hanya ada empat klub saja yang ada dalam IPL yang dapat masuk sedangkan yang lainya tidak.