Magath Hanya Fokus Agar Fulham Bertahan Di EPL

Magath Hanya Fokus Agar Fulham Bertahan Di EPLMagath Hanya Fokus Agar Fulham Bertahan Di EPL – Pelatih asal Jerman, yang meremehkan tag dirinya yang disiplin, tidak peduli dengan pemecatan cepat yang terjadi pada pelatih sebelumnya yaitu Rene Meulensteen dan sang pelatih bertekad untuk memperbaiki nasib The Cottagers.

Manajer tim pertama Fulham yang baru yaitu Felix Magath percaya dan yakin perubahan manajemen sangat diperlukan untuk menjaga agar klub tetap berlaga di Liga Premier Inggris dan sang manajer benar-benar fokus untuk tetap tinggal di kompetisi tertinggi di Inggris itu.

Pelatih berkebangsaan Jerman itu mengambil alih kendali di Craven Cottage pada hari Jumat lalu, dengan mantan pelatih kepala sebelumnya yaitu Rene Meulensteen, bersama dengan asisten pelatih Ray Wilkins dan juga direktur teknis Alan Curbishley, yang secara resmi dirilis pada hari Selasa kemarin.

Terlepas dari kontroversi seputar pengangkatannya sebagai pelatih di Craven Cottage, Magath merasa bahwa kedatangannya dapat memicu kemajuan dalam penampilan Fulham, yang saat ini berada di posisi paling bawah di klasemen sementara Liga Premier Inggris dan kurang empat poin dari keselamatan.

“Saya juga dipecat beberapa kali. Saya tahu situasinya. Saya minta maaf untuk setiap pelatih. Itu sudah terlambat untuk mengubah tim dan mengubah suasana untuk memiliki satu kesempatan untuk tinggal di liga.”

“Itu tidak terlihat seperti itu bekerja dengan cukup baik sehingga saya tidak peduli dengan alasan manajer yang sebelum. Saya tidak tahu apa yang telah dilakukannya; saya tidak peduli.”

“Saya tidak peduli tentang masa lalu, saya tidak memiliki ketertarikan pada masa lalu. Saya berada di sini sejak hari Jumat lalu dan saya menantikannya. Saya melihat di mana kami berada saat ini dan kemudian saya pikir bagaimana kami dapat meningkat.”

“Sekarang adalah waktu untuk tidak mengembangkan sesuatu, akan tetapi untuk membuat poin. Itu tidak cukup hanya imbang, kami harus menang.”

Magath – manajer pertama asal Jerman di Liga Premier Inggris – datang dengan satu reputasi karena telah menjadi orang yang sangat disiplin, akan tetapi pelatih yang berusia 60 tahun itu menepis rumor tersebut.

“Saya adalah seorang pria yang baik. Saya sangat baik. Tanyakan Raul (yang dia latih di Schalke) tentang pekerjaan saya. Tanya pada pemain yang bagus dan kemudian kamu akan mendapatkan jawaban yang benar.”

Mantan manajer Bayern Munich dan juga Wolfsburg itu tidak merasa ragu lagi karena prioritas nomor satunya adalah tiba di London.

“Kami sedamg berada dalam satu situasi yang serius. Beberapa bulan ke depan kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menghindari degradasi.”

“Akan tetapi hari-hari pertama di sini saya telah bekerja dengan tim yang sangat baik dan saya yakin bahwa kami akan menghindari degradasi.”

“Saya merasa bangga berada di sini dan saya sedikit takut (cemas) untuk tinggal di Liga Premier. Saya pikir kami perlu enam kemenangan dari 12 pertandingan terakhir.”