Persijap Dan Persiba Klaim Sudah Lunasi Semua Tunggakan Gaji

Persijap Dan Persiba Klaim Sudah Lunasi Semua Tunggakan Gaji

Persijap Dan Persiba Klaim Sudah Lunasi Semua Tunggakan Gaji – Seiring semakin dekatnya tenggat waktu bagi seluruh klub yang akan menjadi kontestan liga Super Indonesia musim depan melunasi sisa tunggakan gaji dan para pemain mereka yang akan berakhir tanggal 20 Desember besok, banyak klub yang mengklaim jika mereka sudah menyelesaikan masalah ini.

Sembilan klub dari total 22 klub yang lolos dari verifikasi memang masih menyisakan tunggakan gaji kepada pemain maupun pelatih mereka di musim-musim sebelumnya. PSSI sendiri sebenarnya hanya memberikan waktu satu pekan untuk klub membereskan masalah ini tapi belakangan diundur sampai tanggal 20 Desember.

Persijap Jepara adalah salah satu klub yang masih belum melunasi gaji mereka pada saat dilakukan proses verifikasi. Melalui CEO mereka yakni Said Basalamah, kemarin (16/12) Persijap terlihat mendatangai kantor PSSI di Senayan. Alasan kedatangan Said Basalamah untuk melaporkan kondisi terkini tentang proses pembayaran tunggakan gaji yang sudah mereka lakukan.

Berdasarkan laporan, Persijap Jepara memiliki jumlah hutang yang cukup besar yakni Rp 1,8 milyar. Untuk melunasi seluruh hutang mereka, pihak manajemen klub sempat dikabarkan akan menjual 20 persen saham klub. Tapi Said dalam keterangannya menjelaskan jika rencana penjualan saham batal dilakukan karena pihaknya sudah mendapat dana dari hasil penjualan sebuah apartemen milik Said yang ada di Kuala Lumpur.

Dana dari penjualan apartemen ini menurut Said cukup untuk menutupi gaji pemain dan akan segera dibayarkan sebelum tanggal 20 Desember besok.

Selain sudah memastikan akan melunasi seluruh pembayaran gaji yang masih terhutang, Persijap Jepara juga sudah memiliki rencana untuk membiayai perjalanan klub mengarungi satu musim penuh Liga Super Indonesia yakni dengan cara menggaet sponsor. Said mengaku realistis klubnya tidak akan bisa mendapat dana berlimpah untuk musim depan sehingga akan berfokus memakai dana yang ada untuk merekrut para pemain muda ditambah dengan dua pemain asing untuk memperkuat materi.

Persijap Jepara menurut Said Basalamah setidaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp 13 milyar untuk Liga Super Indonesia 2013/14. Said menilai klub harus mampu memanfaatkan dana yang ada tanpa mengurangi kualitas tim. Dari jumlah Rp 13 milyar tersebut, Rp 8-9 milyar akan didapat dari pihak sponsor, pemasukan tiket dan subsidi yang didapat dari PT Liga Indonesia sementara untuk sisanya akan menjadi tugas manajemen mencarinya.

Kondisi yang tidak terlalu beda juga dialami oleh Persiba Bantul yang masih memiliki tunggakan gaji. Wikan Werdho Kisworo, Sekretaris Persiba mengatakan jika mereka sudah menyampaikan pihak Persiba saat ini sudah tidak memiliki masalah lagi dengan para pemain. Wikan dalam penjelasannya kepadap ihak PSSI mengklaim jika semua gaji sudah dilunasi dengan cara mencicil.

Setelah menyelesaikan persoalan gaji, kini Persiba Bantul mulai fokus mempersiapkan tim. Program awal, Persiba akan melakukan seleksi pemain baru.

Tapi dengan adanya klaim dari pihak klub yang mengaku sudah melunasi gaji seluruh pemainnya, sampai saat ini masih belum ada konfirmasi dari para pemain apakah benar gaji mereka sudah selesai dilunasi atau belum.