Prediksi Piala Dunia Perancis Alasan Sakho Pindah

Prediksi Piala Dunia Perancis Alasan Sakho Pindah

Prediksi Piala Dunia Perancis Alasan Sakho Pindah – Pemain berusia 23 tahun itu mengungkapkan bahwa kepindahannya pada musim panas lalu dari klub ketika dia masih remaja, Paris Saint Germain dikarenakan adanya keinginan untuk bisa terlibat dalam Piala Dunia musim panas nanti bersama dengan Les Blues.

Pemain bertahan Liverpool itu, Mamadou Sakho menjelaskan bahwa alasan sesungguhnya di balik kepindahan Sakho ke Anfield dan meninggalkan Paris Saint Germain adalah dalam rangka agar bisa mendapatkan panggilan untuk menjadi skuat Perancis.

Sakho meninggalkan negara Perancis dan terbang ke Inggris pada bulan September kemarin, setelah gagal mendapatkan tempat utama di Parc des Princes.

Pemain berusia 23 tahun itu sudah membuat dirinya menjadi pemain starting XI Liverpool dan sudah mendapatkan panggilan dari pelatih Perancis saat ini, Didier Deschamps untuk membela Perancis dalam pertandingan persahabatan melawan Australia dan kualifikasi Piala Dunia melawan Finlandia setelah sempat tidak dipanggil pada tiga laga terakhir.

Dan Sakho mengindikasikan bahwa kemungkinan kembali ke tim nasional Perancis adalah dorongan yang paling besar dari keputusan yang sudah dia ambil untuk meninggalkan klub yang sudah dia bela sejak 2002 yang lalu.

“Saya harus meninggalkan Paris untuk bisa kembali ke Les Blues (Perancis). Saya ingin menunjukkan bahwa saya masih ada dan mampu untuk itu, di atas semuanya saya tidak pergi karena kompetisi memperebutkan posisi utama di klub.”

“Di Liverpool juga ada banyak pemain yang sangat bagus di posisi saya saat ini. Akan tetapi itu adalah kompetisi yang sehat. Di Paris, itu jauh lebih rumit lagi.”

Sakho memulai lompatan besar dalam karirinya ketika dia pindah dari akademi ke sepakbola profesional lewat Paris Saint Germain pada tahun 2007 lalu.

Pemain tengah itu hanya satu pemain dari satu genggaman penuh pemain asal Paris yang  berada di tim yang penuh dengan pemain bintang asal internasional dan Sakho merasa bahwa status dirinya sebagai seorang pemain muda seharusnya lebih didahulukan dibandingkan dengan talenta asing.

“Saya bisa bilang bahwa banyak hal yang terjadi mengenai beberapa orang di Paris, akan tetapi saya tidak bermaksud apa-apa. Saya sudah meletakkan semuanya itu di belakang saya dan saya sudah menutup pintu tersebut.”

“Saya sudah sering melihat banyak hal yang terjadi yang melawan prinsip yang saya anut. Sebelum menjadi seorang pemain sepabola, pada awalnya saya adalah seorang pria. Di Paris, saya tidak selalu merasakan rasa hormat.”

“Saya tidak ingin merasa seperti sebuah acara yang memasukkan semuanya ke pojok ruangan agar terlihat bagus dan kemudian melabelinya menjadi ‘Made in PSG’. Dan saya menambahkan bahwa saya tidak melakukan sebuah pilihan finansial. Jika saya bisa, saya akan menunggu hingga Januari dan melepaskan saya dengan gratis, akan tetapi tidak ada seorang pun yang bisa membeli kegembiraaan saya untuk bermain Prediksi Piala Dunia.”