Tangan Dingin Toni Pullis Mengubah Crystal Palace

Tangan Dingin Toni Pullis Mengubah Crystal PalaceTangan Dingin Toni Pullis Mengubah Crystal Palace – Selhurst Park sekarang sedang menjalani fase grogi karena Crystal Palace sedang bersiap untuk meraih posisi yang lebih tinggi di tabel klasemen Premier League. Tim yang baru promosi ke Premier League musim ini sekarang berada di peringkat ke 14 klasemen.

Pertarungan yang keras dan berujung kemenangan 1-0melawan Hull City membawa Palace satu poin lebih banyak daripada rivalnya yang lebih boros dalam membeli pemain (Hull City menghabiskan dana sebesar 14 juta pounds untuk striker Shane Long dan Nikica Jelavic ) dan lima poin bersih dari zona relegasi.

Dan apapun, kemenangan adalah kemenangan. Pertandingan tersebut memang berjalan begitu cepat dan membuat suporter Eagles berteriak keras saat Jason Puncheon melepaskan tembakan ke gawang Hull di menit ke 16, tendangan tersebut tak mampu dijangkau oleh kiper tim tamu. Sejak gol tersebut, Hull City hanya bertahan karena pertandingan menjadi milik Palace. Hull bertahan dengan rapat dan sanat ketakutan kebobolan gol selanjutnya. Kemenangan melawan rival yang sedang berusaha menjauhi zona relegasi bisa berarti sangat besar bagi Palace.

Cerita pada pertandingan ini bisa menjadi lain bila seandainya wasit Roger East menghadiahi Hull penalti sebelum Palace mencetak gol. Shane Long berhasil mengelabui Dany Gabbidon yang sudah berumur, dia menggiring bola dengan cepat dan kakinya dengan sengaja dijatuhkan oleh Gabbidon di dalam kotak penalti. Apakah insiden tersebut harus dihadiahi penalti? Saya tak berani mengomentari. Mungkin keberuntungan saat itu berpihak pada Palace.

Keputusan wasit untuk tidak memberikan penalti pada Hull merupakan faktor penting bagi Palace, yang pada awal pertandingan memiliki berbagai macam peluang yang bisa membuka keunggulan. Dibawah Pulis, the Eagles tak kebobolan gol terlalu banyak dan mereka berhasil membukukan clean sheet untuk kesekian kalinya. Pada pertandingan tersebut, Palace sudah membukukan tiga clean sheet dari lima pertandingan terakhir.

Jadi kredit patut diberikan pada Pulis karena strateginya yang tepat.

Dia mengganti winger Yannick Bolasie dan memasukkan defender Paddy McCarthy untuk melawan ketangguhan Hull yang memakai tiga bek, dia kemudian mengintruksikan Puncheon di tengah untuk menetralisir keberadaan Tom Huddlestone, yang sangat bagus di lini tengah, dan dia mengubah formasi dari 3-5-2 menjadi 4-4-2 dengan mengganti Gabbidon diakhir pergantian yang dilakukan oleh Steve Bruce.

Pada pertandingan ini kita jgua melihat semangat dan emosi Premier League sebenarnya saat kiper Hull Allan McGregor harus menerima kartu merah langsung setelah berbenturan dengan Stuart O’Keefe di injury time. Akibatnya Huddlestone harus menjadi kiper karena Hull sudah kehabisan jatah pergantian pemain.

Para pemain Palace menuruti instruksi manajer untuk menjaga bentuk permainan dan bertahan dengan sangat baik. Luar biasa untuk melihat Pullis yang bisa merubah sekumpulan pemain yang gampang kebobolan dibawah Ian Holloway menjadi tim baru yang solid, terorganisir, dan sulit dikalahkan.